Haruskah mengikuti aliran tertentu seperti Muhammadiyah dan NU?
Haruskah kita mengikuti aliran Islam tertentu semisal Muhammadiyah dan NU, padahal kewajiban kita hanyalah mengikuti firman Allah SWT dan sunnah rasul-Nya? Pertanyaan ini mengingatkan saya pada pertanyaan pribadi saya: haruskah saya menempuh studi lanjut secara formal di perguruan tinggi tertentu? Bukankah kewajiban kita hanyalah belajar dan bukan bersekolah?
Jawaban saya sederhana. Bila memang efisien dan efektif untuk menuntut ilmu, maka sebaiknya saya menempuh studi lanjut secara formal. Kalau kurang efisien dan kurang efektif, tak perlu saya menempuhnya. Begitu pula dalam beraliran agama. Kalau mengikuti aliran tertentu itu menjadikan Anda berislam dengan lebih seutuhnya, maka silakan lakukan. Kalau ternyata mendirikan “aliran” sendiri (beranggotakan satu orang, yakni diri sendiri) lebih efisien dan efektif, ya ini saja yang sebaiknya Anda lakukan. Jelas?



Whohoho, jelas…!! sangat jelas
Saya sendiri ternyata merasakan keindahan Islam itu setelah masuk ke ‘banyak’ pemahaman, pada akhirnya saya malas untuk ‘bertengkar’ dengan saudara sendiri
setuju… kenapa kita harus “terkotak-kotak”. Kalau saya ikut yang kita “yakini”
kenapa mesti ikut-ikutan klo gak paham???
trus knpa skarang ada aliran-aliran seperti itu???
bukankah dulu di zaman Rasullulah SAW tidak ada???
jadi knpa bingung.
islam itu cuma “1″, yaitu yang menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan melaksanakan sunah Rasul, ya ga…
mnurut ustadz q sih bgitu, tapi sebenernya gak masalah dengan aliran-aliran itu asal kan tidak menyimpang.
pada intinya Al-qur’an & Sunnah jadi pegangan serta menjadi petunjuk bagi kita. Tentang aliran-aliran yang sesat yang sekarang bermunculan, kita tidak perlu bingung & heran karna itu semua sudah diberitahukan oleh Rasulullah bahwa Islam akan terbagi menjadi 73 golongan