Mereka berusaha menyembunyikan kebenaran?
Apakah mereka berusaha menyembunyikan kebenaran? Kalau iya, sayang sekali. Ketika kusodorkan kebenaran, mengapa mereka malah mengalihkan perhatian pembaca?
Aku benar-benar tak mengerti apa maunya mereka. Bukti ilmiah dikasih, minta dalil. Dalil dikasih, minta contoh. Contoh dikasih, eee….. malah mereka “menutup telinga” tak mau mendengar kebenaran. Gimana dong? (Kalo belum paham apa yang kumaksud, lihat lampiran di bawah:
blogwalker wrote:
Wah, hari ini postingan ini banyak pengunjungnya.
Ternyata ini disebabkan oleh fitnah di http://hidayatullah.com/index.php?option=com_joomlaboard&func=view&id=41444&catid=17Sang mufty tampak berusaha menyembunyikan kebenaran, mencoba mengalihkan perhatian pembaca supaya tidak menyimak pandangan Ibnu Qayyim di http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/10/contoh-pacaran-islami-ala-ibnu-qayyim-al-juziyah-2
:: Berhati-hatilah menghadapi kata-kata tuduhan yang menjelek-jelekkan orang!



Menyembunyikan keberanan? kok bisa yaa… mengapa bukanmenyembunyikan kejelekan???
Jadi teringat ayat2 berikut:
1. sawaaun ‘alaihim aang dzartahum am lam tundzirhum laa yu’minuun…
2. Khotamallahu ‘alaa qulubihim wa’alaa sam’ihim wa’alaa abshorihim ghisyawatuwwalum ‘adzaabun adziim.
Assalamu’alaika wr.wb.
Pak Shodiq…….
gerah pula hati saya, tiap-tiap kali saya menemui macam-macam tulisan dan opini yang judulnya seolah menawarkan solusi, namun isinya berupa pleidoi bagi pendapat mereka, dengan mengesampingkan pihak kontra-mereka. pedih…..
Ego, Kebodohan, Fanatik dan Hawa Nafsu adalah sumber semua itu. Semua dari kita harus menjauhinya.